Selasa, 12 Mei 2015

Orarkom : MEMBUAT BOOTABLE FLASHDISK MENGGUNAKAN YUMI



A.    PENGERTIAN
Bootable merupakan sebuah fasilitas yang ada pada setiap sistem operasi, dimana ditempatkan pada media penyimpanan yang berupa flashdisk, CD/DVD ROM atau media penyimpanan lainnya. Mengapa dinamakan dengan bootable? Karena sistem operasi akan melalui first boot menggunakan sebuah media penyimpanan. Booting yang dilakukan harus melalui tahapan-tahapan yang benar, misalnya saat akan mengatur pengaturan pada BIOS.
Pada  BIOS tentunya harus ditentukan sesuai dengan media apa yang akan digunakan nantinya, apakah itu Harddisk, CD/DVD ROM, Flashdisk atau media penyimpanan lainnya. Pengaturan seperti itu dapat dilakukan pada menu boot kemudian set boot order setelah itu tinggal atur first boot atau booting awal.
B.     LANGKAH – LANGKAH PEMBUATAN BOOTABLE FLASHDISK
1.      Download aplikasi imgburn dan  yumi
2.      Install kemudian jalankan aplikasi imgburn

 
3.      Di tampilan awal ImgBurn klik “Create image file from disc”.


4.      Setelah itu pilih di drive mana CD/DVD yang ingin di buat file ISO nya (Source), untuk merubah dimana hasil file ISO diletakan dan nama file klik gambar folder di Destination, untuk Read Speed jangan terlau cepat agar tidak terjadi error pada hasil ISO. Jika pengaturan selesai klik gambar CD untuk memulai proses.


5.      Jika proses sudah selesai maka program akan memunculkan peringatan berupa pesan dan music


6.      Jalankan YUMI yang sudah kita download tadi.
7.      Pada bagian License Agreement, klik I agree untuk melanjutkan.
8.      Yang harus kita lakukan pada bagian ini adalah:
·         Step 1: Pilih drive USB flashdisk kamu. Pada gambar terlihat bahwa USB terletak pada Drive I:\. Kemudian centang We Will Fat32 Format F:\ Drive!.
·         Step 2: Pilih jenis sistem operasi atau distro yang hendak di buat bootable-nya di flashdisk, pada gambar terlihat kalau saya memilih Windows Vista/7/8 Installer. Karena sistem operasi pertama yang akan saya masukan adalah windows 7.
·         Step 3: Cari lokasi file dimana ISO sistem operasi Anda tersimpan. Untuk mencarinya klik browse.
·         Setelah semua sudah sesuai, langsung saja klik Create.

9.      Jika ada konfirmasi atau pemberitahuan sebelum proses dilanjutkan, klik saja yes maka proses akan berlanjut.
10.  Tunggu sebentar proses penformatan, copy file, extracting file, dan installasi.
Cara Membuat Multi Bootable di Flashdisk Dengan Menggunakan Yumi

11.  Setelah proses tersebut selesai  maka akan muncul  pertanyaan yang menawarkan Anda, apakah ingin menambahkan ISO atau distro lainnya sekarang. Klik yes untuk menambahkan ISO yang lain. Klik no jika tidak ingin menambahkan.

12.  Proses instalasi telah selesai



Read More

Orarkom : Literatur Masalah Pada Hardware Komputer



1.      Masalah Pada Power Supply
·         Gejala : Jika setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala . Apa yang harus kita lakukan?
·         Solusi : Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.

2.      Masalah Pada Mother Board
·         Gejala : Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker. Apa yang harus kita lakukan?
·         Solusi : Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS.

3.      Masalah Jika Pada Harddisk tidak Terbaca
·         Gejala: Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan "harddisk error, harddisk Failur. Apakah solusinya ?
·         Solusi : Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.

4.      Masalah Jika Pada Harddisk Muncul Pesan “Operating system not found”
·         Gejala :Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan "Operating system not found".
·         Solusi : Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas.

5.      Masalah Jika Pada Harddisk Bad Sector.
·         Gejala : Jika harddisk bad sector?
·         Solusi : Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software.....Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector....pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Akt.

6.      Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW Tidak terdeteksi di windows
·         Gejala : Jika pada CD/ DVD/ ROM/ RW Tidak terdeteksi di windows ?
·         Solusi : Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.

7.      Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW yang tidak bias keluar masuk CD
·         Gejala : Jika pada CD/ DVD/ ROM / RW Tidak bisa keluar masuk CD.Apa Solusinya ?
·         Solusi : Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor. Cobalah bawa keahlinya .

8.      Masalah pada CD/ DVD / ROM/ RW Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD).
·         Gejala : Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
·         Solusi : Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.

9.      Masalah pada CD/ DVD / ROM/ RW Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk).
·         Gejala : Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
·         Solusi : Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud


10.  Masalah BIOS
·         Gejala : Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
·         Solusi : Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.
Read More

Orarkom : Komponen pada Hardware Komputer dan CPU


Read More

Gambar Hardware Komputer






Read More

Orarkom : Infografik Perkembangan Motherboard dan Sejarah Perkembangan Komputer



Read More